Pergaulan Bebas: Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

 DAMPAK PERGAULAN BEBAS

sumber: https://acesse.one/75aJK

Seperti yang kita ketahui dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi, kebebasan untuk mengeksplor dan berekspresi, serta kemudahan untuk mengakses segala informasi diberbagai belahan dunia melalui internet membuka peluang dan tantangan baru yang harus dihadapi oleh remaja-remaja. Kemudahan untuk bergaul dengan siapapun melalui media sosial menimbulkan fenomena sosial yang menyimpang oleh para remaja, menyebabkan tidak sedikit remaja yang terjebak dan terjerumus ke dalam “pergaulan bebas.”

Kata “bebas” dalam pergaulan bebas diartikan sebagai interaksi yang melewati batas-batas norma yang telah ditetapkan oleh hukum maupun norma tak tertulis yang diciptakan oleh masyarakat, itu mengapa pergaulan bebas dikatakan sebagai perilaku yang menyimpang. Maka dari itu pengertian pergaulan bebas menurut B. Simanjuntak “Pergaulan Bebas adalah sebuah proses interaksi antara seorang dengan orang lain tanpa mengikatkan diri pada aturan-aturan baik undang-undang maupun hukum agama serta adat kebiasaan.”

sumber: https://acesse.one/LzOUM

Maraknya pergaulan bebas di era Gen Z ini membuat mereka yang terjebak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan adab seperti mabuk-mabukkan, mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan yang paling ditakutkan ialah seks bebas. Hal ini tentu membahayakan bagi para remaja yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas, berikut ini beberapa dampak dari pergaulan bebas:

1.     Kesehatan

Perilaku seks bebas adalah salah satu yang tidak dapat dipisahkan dari pergaulan bebas. Remaja yang belum banyak ilmu tentang seks akan melakukannya tanpa proteksi dan kehati-hatian. Inilah yang menimbulkan beberapa penyakit pada tubuh kita. Berikut penyakit yang dapat ditular:

·         Sifilis

Penyakit ini menyebar melalui hubungan seksual, di mana antara pria dan wanita memiliki penyakit sifilis. Sifilis ini rentan menular dengan orang yang sering ganti pasangan.

·         Ulkus Molle

Infeksi bakteri ini dapat terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini ditimbulkan oleh bakteri Haemophilus ducreyi. Bakteri ini menyerang bagian luar kelamin yang menimbulkan luka dan bintik kecil.

·         Hiv dan Aids

ini adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh. Virus ini juga didapat saat melakukan hubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan. Virus ini menginfeksi dan menghancurkan sel CD4.

2.     Psikologis

Pergaulan bebas memunculkan akibat untuk kondisi psikologis dan risiko kejiwaan yang sulit untuk diobati. Berikut adalah dampak pergaulan bebas pada psikologis:

·         Sulit berkonsentrasi

Pergaulan bebas menyebabkan orang yang mengalaminya mengalami sulit untuk berkonsentrasi. Otak hanya berpikir untuk melakukan hal-hal yang dilarang.

·         Halusinasi

Pergaulan bebas dapat mengakibatkan perasaan bersalah yang berlebihan dan tidak wajar yang akan mengganggu kehidupannya.

·         Depresi

Pergaulan bebas yang tidak diinginkan atau tidak memuaskan secara emosional dapat meningkatkan risiko kecemasan dan depresi.

3.     Pendidikan

Yang terakhir merupakan pendidikan. Bagi pelajar ataupun mahasiswa jika mereka sampai terjerumus ke pergaulan bebas mereka akan tidak fokus dengan sesuatu yang harus mereka jalankan. Berikut adalah dampak pergaulan bebas pada pendidikan

·         Prestasi akademik menurun

Orang-orang dalam pergaulan bebas ini akan lebih mementingkan hal yang membuat ia senang dan melupakan kewajibannya. Ini membuat prestasi akademik menurun.

·         Putus sekolah

Remaja yang lebih mengutamakan egonya untuk terus bersenang-senang dan melakukan hal yang tidak penting ini juga akan menyebabkan dia putus sekolah.

·         Hamil di luar nikah

Hamil di luar nikah banyak terjadi pada remaja yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Gaya berpacaran remaja yang kini kian tidak terkontrol menyebabkan risiko kehamilan di usia muda bertambah.

sumber: https://acesse.one/hqlCY

Dari beberapa dampak yang telah disebutkan di atas, sebagai upaya untuk mencegah seorang remaja terjerumus ke dalam pergaulan bebas, perlu adanya upaya dari berbagai pihak seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk memberikan pemahaman dan pendidikan kepada remaja, sehingga mereka dapat memutuskan pilihan yang bijak dalam menjalani kehidupan sosial mereka dan tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

 

Peran orang tua juga sangat penting karena mereka lah yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter anak, orang tua perlu melakukan komunikasi secara terbuka dengan sang anak, memberikan pendidikan seksual, dan menjadikan diri sebagai contoh positif yang dapat ditiru oleh anak. Oleh pihak sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan pengembangan diri, dan juga memberikan tempat bagi remaja untuk mencurahkan isi hatinya dengan layanan konseling.

 

Komentar